Senin, 17 April 2017

MASJID ANGKE...MASJIDNYA PARA MUJAHID DAN SYUHADA JAYAKARTA

4 x sudah saya ke tempat bersejarah ini. Untuk yang ke 4 ini adalah untuk memastikan keberadaan dua makam milik keluarga besar Jayakarta. 

Dalam kitab Al Fatawi di masjid Angke tertulis telah dimakamkan dua orang Mujahid yang Syahid saat melawan VOC. 

Selain dua orang Mujahid di Angke juga banyak dimakamkan pejuang besar masa lalu, waliyullah, dan juga beberapa pejabat kesultanan yang berasal dari Demak, Cirebon, Banten, Mataram dan juga keluarga Alawiyyin.

Adapun 2 orang Mujahid yang dimakamkan disini bernama :

1. Pangeran Mertakusuma
2. Ratu Bagus Abbas bin Pangeran Mertakusuma..

Kedua makam beliau ini ditandai dengan dua bentuk nisan khusus. Alhamdulillah saya punya gambar lama makam tersebut yang berasal dari Bang Didi Rosidi Nitikusuma. Selain dua nama tersebut sebenarnya masih ada nama lain seperti keluarga Pangeran nitikusuma yang merupakan cikal bakal leluhur Ratu Bagus Muhammad Ali dan Ratu Bagus Muhammad Roji'ih yang merupakan dedengkot Pitung.

Keduanya yaitu pangeran mertakusuma dan Ratu Bagus Abbas syahid ketika membantu perjuangan Sultan Ageng Tirtayasa dalam melawan penjajah..

Di dalam keterangan arsip lama yang merupakan penjelasan kitab Al Fatawi disebutkan Masjid Angke dahulunya sebelum dibangun menjadi masjid Al Anwar, merupakan balai atau majelisnya para Pangeran Jayakarta untuk membuat strategi perlawanan terhadap VOC. Disini juga tempat membuat fatwa ulama yang menyangkut kehidupan masyarakat Jayakarta yang masih setia dengan perjuangan.

Satu hal yang mungkin orang jarang tahu, Di masjid angke ini telah banyak bermukim mujahid-mujahid besar dari beberapa daerah dan banyak juga yang bermukim dari golongan RATU BAGUS. RATU BAGUS inilah yang sering difahami sebagai satu orang, padahal sebenarnya di Angke dahulunya banyak bermukim golongan RATU BAGUS yang merupakan keturunan Aria Jipang Jayakarta dan gelar tersebut sudah digunakan sejak tahun 1540 Masehi.

Kedua makam Mujahid yang saya datangi ini alhamdulillah masih terjaga...bahkan saat ini di angke terutama halaman depan luar mihrab masjid sedang diadakan renovasi makam...tentu saya sangat bahagia melihatnya..Artinya keberadaannya masih diperhatikan oleh juru kuci secara turun temurun...

Al Fatehah untuk para mujahid Jayakarta....